Online Class
June 1, 2020
.png)
Source: SN & IN
Sejak pemerintah mengumumkan untuk menutup instansi pendidikan (sekitar akhir Maret), Sforzando memulai sistem pengajaran secara online sebagai respon dari pandemi Covid 19. Kelas online grup maupun private tersedia untuk kelas musik (Piano / Vokal / Biola) dan kelas bahasa (Inggris / Mandarin). Peralihan dari kelas offline ke online disambut baik oleh orang tua dan siswa mempertimbangkan kondisi akibat pandemi. Namun, beberapa orang tua siswa tetap memilih untuk melakukan pertemuan tatap muka karena siswa membutuhkan interaksi langsung untuk dapat memahami materi dengan lebih baik, misalnya: untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), sistem tatap muka adalah salah satu rutinitas penting yang harus dilakukan mengingat siswa membutuhkan stimulasi secara terus - menerus. Namun, tentu saja pertemuan offline / tatap muka dilakukan dengan standar protokol kesehatan yang ketat.
Since the government announced to shut formal and non-formal institutions down (around the end of March), Sforzando has started online teaching system. Group and private online classes are available for music classes (Piano / Vocal / Violin) and language classes (English / Mandarin).
The transition from offline to online classes is welcomed by parents and students considering the conditions caused by the pandemic. However, some parents must choose to have face-to-face (offline) meetings because students need direct interaction to understand the material better. For Children with Special Needs, face-to-face system is one of the important routines that must be done since students need continuous stimulation. It is held with strict standard health procedures.


PEMBELAJARAN DARING - KELAS KHUSUS
ONLINE LEARNING - SPECIAL NEEDS CLASS
Pada awal pembelajaran secara daring dilakukan, siswa berkebutuhan khusus tentu membutuhkan proses adaptasi yang lebih panjang. Salah satunya adalah siswa dengan diagnosis ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder) yang memiliki kesulitan dalam mengontrol gerak tubuhnya. Pada kondisi sebelumnya, guru dapat secara langsung membatasi ruang geraknya dan memberikan bantuan yang diperlukan, sehingga siswa dapat melakukan aktivitas belajar mengajar. Namun pada saat proses online, guru tidak dapat membatasi ruang gerak siswa secara langsung.
In the beginning of online learning, students with special needs need more time to adapt, for instance: a student diagnosed with ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder) who has difficulty in controlling his / her body movements. While having offline classes (before the pandemic), he/ she had limited space and the teacher could provide the necessary assistance, so the student could perform teaching and learning activities as targeted. However, during the online process, the teacher could not do so.
Tantangan yang kemudian muncul adalah hilangnya rutinitas yang terbentuk berdampak cukup besar terhadap perilaku siswa berkebutuhan khusus. Hal - hal seperti hilangnya kebiasaan berangkat ke Sforzando menjadi les di rumah dan interaksi secara langsung dengan guru di Sforzando dapat menimbulkan rasa frustasi dan / atau rasa cemas pada siswa berkebutuhan khusus. Orang tua yang memilih kelas online perlu memberikan pendampingan lebih kepada anak - anaknya. Kelas online untuk siswa berkebutuhan khusus harus dilakukan dengan persiapan ekstra, mulai dari persiapan materi yang lebih matang untuk kelas selanjutnya, briefing kepada orang tua sebagai pendamping dan pengganti guru selama kelas berlangsung, briefing secara tertulis pun harus diberikan kepada siswa, yang dijelaskan terlebih dahulu kepada orang tua untuk kemudian dijelaskan kepada sang buah hati serta penting untuk mengadakan evaluasi secara berkala.
Another challenge is the absence of routine which has a significant impact on the behavior of students with special needs. Not going out and attending the class to Sforzando and missing interactions with teacher could lead to frustration / or anxiety on students with special needs. Therefore, parents who choose online classes need to put more effort in assisting their children. Online classes for special needs are done with extra preparation, to begin material must be prepared well for the coming classes, briefings to parents as companions and as a teacher’s during class, written briefings are must also given to students, which are explained first to parents and then they will convey it to their children. It is also important to do periodic evaluation.

PEMBELAJARAN DARING - KELAS INGGRIS & MANDARIN
ONLINE LEARNING - ENGLISH AND MANDARIN CLASSES
Persiapan materi pengajaran lebih banyak dari kelas tatap muka (baik itu aktivitas daring, maupun pemberian tugas). Perencanaan mengajar, pengambilan nilai, pemberian tugas sampai dengan mekanisme pengumpulan tugas dilaksanakan secara terus - menerus dengan evaluasi agar dapat semakin efektif. Kelas bahasa online untuk ABK pun menunjukkan perkembangan, khususnya dalam aspek berbicara, mendengarkan, dan membaca. Pada kasus ini, peningkatan yang terjadi tidak lepas dari minat murid ABK yang cukup tinggi terhadap pembelajaran bahasa (tidak semua murid ABK memiliki minat yang tinggi terhadap bahasa). Untuk aspek writing skill perlu ada pendampingan oleh orang tua agar siswa dapat fokus menyelesaikan tugas. Namun kelas bahasa online menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua yang bekerja, terutama dalam memberikan pendampingan selama kelas berlangsung. Walau demikian, hal ini tidak menjadi masalah baik dalam kelas regular maupun kelas khusus, karena tugas dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan siswa.
The teaching preparation must be done more compared to face - to face meetings (including both online activities and assignments). Teaching plan, grading, assigning tasks, submission mechanism, and evaluating must be done simultaneously in order to make the lesson more effective. Language classes for children with special needs also have some good improvements, especially in speaking, listening and reading. In this case, the improvements turn up because of the students with special needs’ high interest in language (not every students with special needs have high interest in language). In writing skill, parent's assistance is required in order to make students to focus on finishing the writing. As we currently use online system for language class, this has become another challenge for working parents, especially for those who are not able to assist their children during classes. Despite this barrier, things still go smoothly as assignments can be adjusted according to students’ condition and abilities.
Melalui kelas online pun siswa belajar untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan mandiri melalui teknologi yang dimiliki. Selain itu baik dari guru, siswa, maupun orang tua dituntut untuk dapat melakukan manajemen waktu dengan baik serta berkomitmen terhadap jadwal.
Through online classes, students learn to do everything independently with the help of technology. In addition, all teachers, students, and parents are required to manage the time well and committed to the schedule and due dates.
Dengan adanya kerja sama dan komunikasi yang baik antara tim pengajar dan orang tua, seluruh kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.
It takes good communication between teachers, students, and parents make online classes go well.
Ed: JK, DN, IN
